Call Center Ketenagakerjaan


Call Center Ketenagakerjaan


Call Center Ketenagakerjaan- Progam ini diselenggarakan sama pemerintah bermaksud demi member perdulian untuk para tenaga kerja bilamana mengalami permasalahan yang enggak diduga, seperti kecelakaan kerja atau sakit. Dalam bekerja, dibentuknya pelaksanaan Jamsostek diselenggarakan dengan mekanisme asuransi social.

Tetapi, aslinya bagaimana semua ini pertama kalinya? Memperhatikan urutan berikut ini demi mengetahui sejarah jamsostek,

Sekilas sejarah jamsostek/ketenagakerjaan

PT Jamsostek (persero) berdiri dipondasi awali oleh kebutuhan demi melindungi hak dan kebutuhan karyawan apabila terjadi kecelakaan didalam kerja. Berkait dengan hal tersebut ini, Pemerintah mengeluarkan beragam kebijakan pada tahun 1947.
Tetapi, Walaupun peraturan tentang tenagan kerja sudah ada nsejak lama, Jamsostek baru disebut didalam UU No, 3 Tahun 1992. 3 Tahun sesudahnya, Dengan dikeluarkannya PP No, 36 Tahun 1995, PT. Jamsostek resmi, berdiri. Kebijakan itu mengatur tentang perlindungan dasar untuk pekerja dan keluarganya, dalam implementasinya, Kebijakan ini menjamin bagi para pekerja untuk menerima pendapatan kerja merupakan pengganti sebagian atau seluruh pendapatan yang hilang karena resiko social.

Mengenai yang termasuk resiko social mencakup kecelakaan, Sakit, Hamil, Melahirkan, Cacat, Meninggal dunia dan juga hari tua. Ke 7 peristiwa itu dapat menjadi sebab berkurangnya atau sampai terputusnya pendapatan tenaga kerja, Bukan hanya itu saja, Resiko social itu juga menyebabkan munculnya kebutuhan perawatan secara medis.

Dengan mempertimbangkan resiko social, Jamsostek telah hadir program demi melindungi hak normative tenaga kerja dari Jamsostek. Program itu mencakup : Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (KPK). Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Hari Tua (JHT), dan Program Jaminan Kematian (JKM).

Lebih dalam lagi, Pemerintah menyatakan UU No. 40 Tahun 2004 yang terdapat didalamnya adalah Sistem Jaminan Sosial Nasional terkait Amandemen UUD 1945, adalah perubahan pada pasal 34 ayat dua yang disarankan sama MPR.



Serta adanya Amandemen UUD 1945 yaitu, Para pekerja dapat lebih kosentrasi dalam meningkatkan produktifitas kerja enggak harus khawatir tentang biaya penghidupan, Takala itu, Masyarakat yang enggak mampu dan lemahpun dibantu sama pemerintah lewat program pemberdayaan.
Jamsostek Naik Sebagai BPJS

Sejak tahun 2011, Pemerintah mengeluarkan UU No, 24 Tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan Sosial. Semenjak tanggal 1 Januari 2014, Jamsostek berganti sebagai Badan Hukum Publik, Berubah menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan, Mereka memajukan satu program lagi, Adalah : Progam Jaminan Pensiun (JP) yang sudah resmi pada tanggal 1 Juni 2015.

Jamsostek yang kini diberinama BOJS masih berperan dalam memajukan kesejahtraan demi masyarakat.

Call Center Ketenagakerjaan / Jamsostek

Pada sejak ini Jamsostek dikenal dengan disebut BPJS Ketenagakerjaan. Bagi kalian yang membutuhkan informasi lebih menarik tentang program BPJS Ketenagakerjaan, Bisa menghubungi ke nomor telp Call Center BPJS Ketenagakerjaan / Jamsostek lewat nomor berikut ini :

  • Nomor Telp : 1500910
  • E-mail : care@bpjsketenagakerjaan.go.id



Kantor BPJS Ketenagakerjaan

  • Alamatn : Jl. Jendral Gatot Subroto No. 79 Jakarta Selatan di Indonesia
  • Nomor Telepon : (021) 5207797
  • Fax : (021) 5202310
  • E-mail : care@bpjsketenagakerjaan.go.id



Berikut adalah Call Center Ketenagakerjaan dan serta alamatnya, Semoga artikel ini bisa membantu dan semoga bermanfaat, Selamat mencoba.

Comments